Thursday, October 30, 2014

Jalan-jalan : Eropa part.1 -- Persiapan Visa dan Tiket Pesawat

Yoooooow!

Sudah lama sekali rasanya ngga nyentuh blog ini.
Kali ini bakal bahas tentang perjalanan ke EROPA! Yup ini memang pertama kali bagi saya untuk ke Eropa. Tujuan sebenernya adalah ketemu kakak-kakak yang lagi S2 di Belanda dan tante yang juga memang tunggal disana. Tapi karena sudah terlanjur akan mengunjungi salah satu negara di Eropa, kenapa ngga sekaligus keliling negara lainnya? Lumayan kan udah bayar visa yang harganya ngga murah, dikasih batas waktu pemakaian visa yang lumayan lama juga, maka dari itu mari keliliiiing!


Mari mulai cerita ini dari persiapannya!
Sebenernya saya pergi bertiga saja dengan orang tua. Orang tua saya sudah beberapa kali mengunjungi negeri Belanda, tapi tetap saja kami melakukan kesalahan paling fatal, yaitu LUPA MEMIKIRKAN VISA.. jeng jeeeeng mari kita bahas itu nanti.
Jadi saya udah mulai nyari-nyari harga tiket pesawat dari 2-3 bulan sebelumnya (iya tau kok, emang dadakan rasanya. Tapi keluarga saya bukan tipe yang bisa ngerencanain sesuatu 1 tahun sebelumnya, karena selalu aja ada jadwal yang berubah...) dan udah mulai nyari-nyari negara mana yang bakal dikunjungin selain Belanda. Tadinya saya milih Switzerland dan ibu pengen ke kota Cordoba yang ada di Spanyol.
Oke jadilah dibuat rute  :
Belanda -> Barcelona -> Sevilla (kota pertama untuk memulai Andalucia Trip, Spanyol) -> Madrid ->  Granada -> Cordoba -> Barcelona -> Switzerland (saya lupa mau start dari kota apa).
Orang tua oke-oke saja. Lalu datanglah permasalahan itu..........
Bapak saya mengabarkan dengan sangat meminta maaf, bahwa visa harus diurus terlebih dahulu, karena ini sedang HIGH SEASON, dan kita cukup terlambat untuk mengurus (sebulan sebelum rencana berangkat)................................... Oh ya ngomong-ngomong ini baru masalah PERTAMA :)

Masalah 1 -- VISA: Mendaftar untuk wawancara online
Parah sekali susahnya mendapatkan visa melalui kedutaan Belanda saat high season ini. Karena pertama-tama kita harus buat janji 'wawancara' secara online dulu di website kedutaannya.
Kenapa saya memberi tanda kutip pada kata wawancara? Karena sebenernya ngga tau juga maksud wawancara itu dimananya yah.. Ngga kerasa lagi di wawancara.

Ok untuk cara daftar online nya, kita harus buka website Kedutaan Belanda, lalu mereka akan memberi kan link yang kita mau. Buka link, akan ada beberapa pilihan (tapi lupa, coba buka aja deh). Lalu saat yang paling penting dan paling susah itu, dapetin jam wawancara.
Jadi bakal ada tabel dengan selang waktu sejam tiap kotaknya. Jika tabel berwarna HIJAU, artinya anda bisa pilih jam wawancara saat itu. Jika tabel berwarna MERAH, artinya anda kurang beruntung karena jam saat itu untuk wawancara sudah penuh. Untuk hari Jumat, mereka hanya setengah hari. Dan untuk hari sabtu juga minggu, mereka akan mewarnai tabel nya dengan warna merah.
Hal yang harus diperhatikan : kedutaan akan membuka tabel untuk hari baru pada saat Magrib, yaitu sekitar pukul 6 kurang - tepat 6 sore.

Bisa dibayangkan, saat itu high season (sedang bulan puasa), jadi saya benar-benar menongkrongi laptop dan hp saat akan jam berbuka puasa. Laptop di tangan kanan, hp di tangan kiri. Selalu me-refresh laptop dan hp 3x tiap menit nya. Asli. Ngga bohong.
Kenapa saya segitunya? KARENA TABEL YANG BARU AKAN DIBUKA OLEH KEDUTAAN SAAT JAM 6 KURANG ITU, TIBA-TIBA MUNCUL DIDEPAN MATA SAYA DENGAN PENAMPILAN BERWARNA MERAH. Sama sekali tidak sempat berwarna hijau. WHAT?????
Rasanya dunia ini sangat tidak adil
Dan ini bukan terjadi sekali-dua kali. Tapi tiap kali saya berusaha mau daftar online dan itu sepanjang bulan puasa................. Hidup ini memang banyak cobaannya huffft.

Masalah 2 -- TIKET PESAWAT
Saat saya mengurus mengenai perjalanan ini, saya sedang mengikuti Semester Pendek dikampus dengan mata kuliah yang sangat merupakan kelemahan saya, yaitu yang berhubungan dengan komputasi. Untungnya hanya 2 sks, jadi jadwal kuliah hanya 2x seminggu, sisa hari saya pakai untuk merencanakan perjalanan dengan bulak-balik Bandung-Depok.

Saat saya sedang lelah-lelahnya karena tugas kuliah dan perencanaan jalan-jalan yang membuat saya belum tidur sama sekali seharian itu, ibu saya memberi kabar bahwa tiba-tiba bapak sudah memBELI TIKET PESAWAT. Dengan harga yang cukup jauh berbeda dengan yang selama ini sudah saya pantau dan selalu saya info kan ke orang tua.
Karena rasa bersalah tiket pesawat yang lebih mahal sudah terbayar juga rasa letih, saya jadi marah dan nangis ketika menelfon ibu. Ya ampun, visa saja belum dapat, tapi sudah berani beli tiket pesawat.....
Rupanya setelah saya dengar penjelasan ibu, bapak panik karena tiba-tiba harga menjadi naik (mulai masuk bulan baru) dan berusaha untuk menanyakan ke kakak atau ke saya mengenai ini. Tetapi karena saya sedang sibuk kuliah dan kakak entah dimana, bapak pun memutuskan untuk langsung membeli saja tiket karena takut harganya akan naik lagi (kami dapat sekitar US$1200an untuk pulang-pergi/orang tujuan Belanda).


Maka saya sekeluarga pun harus sangat mengusahakan untuk mendapatkan visa sesuai dengan tiket keberangkatan...

Mari sambung di tulisan berikutnya :)

No comments:

Post a Comment