Wednesday, June 3, 2015

Jalan-jalan : Eropa part. 4 -- Belanda (Delft dan Den Haag)

Setelah terakhir saya di Tilburg, esoknya saya ke Delft.
Niat kesini awalnya mau menemani kakak ke IKEA dan waktu itu IKEA belum buka di Jakarta, maka saya sempet agak norak juga hehe.

IKEA Delft
Tapi rupanya setelah saya lihat dan bandingkan, segala hal IKEA ini mirip di Delft dan Jakarta, hanya 1 perbedaan, yaitu kalau di Jakarta, IKEA tidak akan bisa dikunjungi memakai transportasi umum... Sedangkan yang di Delft ini dapat kita capai dengan kereta lalu disambung bus.


Pusat kota Delft
Setelah dari IKEA, kita lanjut jalan-jalan dipusat kota Delft. Beberapa bangunan disini ada yang berdiri miring tetapi tetap kokoh.



Toko porselen
Dikota ini, saya dan kedua kakak-kakak lebih banyak menghabiskan waktu dengan duduk di cafe, karena saat kita keluar dari IKEA, sebagian besar tempat wisata sudah tutup, salah satunya seperti toko porselen di foto atas. Ohya, saya saat berlibur di Belanda ini sedang musim panas, jadi matahari muncul lebih lama. Dikarenakan hal tsb, saya cukup lupa waktu juga saat jalan-jalan. Contohnya saat di Delft, kami tidak merasa sudah malam hingga waktu menunjukkan pukul 12 malam, barulah terlihat gelap. Kami pun bergegas mencari stasiun kereta untuk kembali pulang ke Gouda (tempat om & tante).



Esoknya, saya berkunjung ke Den Haag, tempat nenek saya. Lupa juga nenek darimana...
Tujuan saya yang lain sebenarnya itu mau ke Panorama Mesdag. Saya diceritain sama kakak saya, katanya ini museum unik, soalnya didalamnya terbentang luas lukisan pantai, sampai-sampai rasanya kita memang seperti lagi di pantai. Akhirnya saya dan kakak-kakak pamit dulu sebentar sama nenek, ijin jalan-jalan (rugi dong mahal-mahal ke Belanda cuma diem dirumah kenalan). 
Dari rumah nenek ini kami harus naik trem untuk mencapai museum. Daaaaan bodohnya saya tidak bisa menemukan hp saya, yang dibalik case nya saya selipkan kartu trem... Huhuhu udah keburu naik trem pula. Tadinya saya berniat untuk bayar saja pakai tunai, tapi ternyata trem nya cukup panjang, jadi saya juga ngga bisa bayar ke supirnya (biasanya naik bus bayar langsung ke supir) dan ngga ada petugas sama sekali di trem. Berarti saya penumpang illegal dong? YAMPUN DEG-DEG AN. Udah saatnya turun. Saya takut banget jelas. Tapi kakak-kakak saya maksa saya untuk turun dengan muka polos (ya gimana juga caranya kalau mau bayar?) dan untungnya kita masuk di gerbong paling belakang. Saat turun saya sampai sengaja ngumpet-ngumpet hahahahahahah jadi ngga sempat juga foto trem nya. Lumayan dapet pengalaman jadi penumpang illegal hehe.
Lalu saat turun, kita jalan sebentar dan langsung nyampe di Panorama Mesdag. Tapiiii ternyata udah tutup dong jam berkunjungnyaaaa huhu. Akhirnya kita cuma bisa liat-liat toko souvenirnya aja. Lucu-lucu barangnya tapi harganya ngga lucu.

Lukisan pantai yang panjang dari Panorama Mesdag
Yang paling mampu kami beli ya cuma lukisan pantai ini aja. Unik panjang gitu. Ohya, saat kita lagi liat-liat souvenirnya karena udah kecewa ngga bisa masuk, ada turis lain yang dateng (bapak bawa 2 anak) sambil lari-lari dan nanya jam berkunjung udah abis atau belum. Waktu dibilang udah, si bapak-bapak ini sampai begging ke petugas biar bisa dibolehin masuk walaupun cuma 5 menit dengan bayar full. Petugas pun sempat diskusi sama temannya yang lain lewat telfon, tapi akhirnya turis tsb tetep ngga dibolehin masuk.... Saya pun jadi mikir, BERARTI INI MUSEUM OKE BANGET DONG? Dan saya besok udah harus pergi ke Spanyol... BERARTI SAYA RUGI DONG JAUH-JAUH KE DEN HAAG NGGA KESINI? Hufffft sedih... 
Untuk menghapus kesedihan, saya dan kakak-kakak akhirnya pergi ke tempat lain. Yaitu ke Vredespaleis (Peace Palace). Biasanya anak hukum tau banget ini apa. Google aja yah, ada kok penjelasannya.

Peace Palace
Iya bener, saya cuma bisa liat dari luar gerbang aja. Sama nongkrong-nongkrong (foto-foto, makan es krim, curhat) diluarnya.

World Peace Flame
Lalu disini juga ada World Peace Flame. Katanya sih ngga pernah padam apinya...

Batu Indonesia, entah yang mana saya juga bingung
Nyadar ngga di foto, api itu dikelilingin sesuatu? Itu batu-batu yang mewakili tiap negara. Saya lupa tapi kalau ngga salah ada juga batu beberapa negara yang ngga ada disini.

Besoknya saya, kedua orangtua, dan 1 kakak, pergi deh keliling kota-kota di Spanyol! Lanjut di pos baru.

*Semua foto diatas merupakan hasil jepretan kamera hp saya*

No comments:

Post a Comment