YEAYY! Akhirnya ada niat untuk nulis, padahal udah punya banyak bahan...
Okai langsung saja, di entri kali ini mencoba untuk menulis sesuatu yang tidak berbau review barang (ini bukan blog promosi an tempat/barang doang sis), yaitu tentang SOCIAL MEDIA atau biasa bahasa indonesia nya Media Sosial (tinggal tuker).
Semua pasti tau lah ya social media, iya itu tuh semacam Path, blog, twitter, facebook, instagram, google plus, dll. Banyak banget ya Sosmed itu (biar asik dan ngga pegel, disingkat nulisnya). Bisa sangat dipastikan manusia Indonesia ada yang punya account di tiap Sosmed. Wuuuuuuuih rajin banget ya. Kalau artis sih wajar, bisa aja emang mereka pakai sebagai ajang promosi diri, atau mungkin mereka ngebayar orang buat ngejalanin itu semua (iya he eh ada kok yang kayak gitu, percaya deh), tapi kalau yang non artis? Yah itu kebebasan tiap manusia sih.
Yang mau dibahas, 1) seberapa pentingnya kah Sosmed?
2) Apakah benar membuat yang jauh menjadi dekat dan yang dekat menjadi jauh?
3) Guna nya untuk apa ya?
4) Bagaimana anak muda sekarang menyikapi nya?
Mari coba dijawab menurut pendapat pribadi,
1) Lumayan penting, tapi ngga sepenting sampe harus punya semua account ditiap sosmed dengan isi teman-teman yang sama semua dengan account sosmed lain.
2) BENER BANGET. Hmmm mungkin jelasin pake cerita lebih enak.
Sebenernya setiap kali makan diluar rumah (semacam restoran), suka juga ngeliatin kegiatan yang dilakukan orang di meja lain, kenapa? Karena menarik. Dan ternyata benar. Dewasa ini banyak banget yang makan 1 meja serombongan orang, tapi pada sibuk masing-masing dengan Smartphone nya (entah Check in di Path atau apa), dan mengakibatkan meja itu jadi sepi suara obrolan. Waktu liat ini, sempet mikir, lucu juga ya kok orang-orang pada gitu. Ternyata justru hal tsb malah terjadi di meja sendiri saat makan bareng temen-temen......krik. Mereka sudah sangat terbiasa mengecek timeline di sosmed (berhubung saya sengaja memilih smartphone yang tidak diperuntukan untuk sangat update sosmed, jadi jarang pegang). Yang kalau menurut saya sih hanya membuat rasa ke-Kepo an menjadi semakin besar. Buat apa. Akhirnya saya berusaha untuk membuat meja menjadi tidak semakin sepi, dengan banyak mengeluarkan topik-topik obrolan tidak jelas. Yah daripada keliatannya konyol -meja yang sepi karena tiap penghuninya sibuk sendiri- mending ngobrol ngaco tapi lebih terlihat hidup.... hehe
3) Sampai sekarang juga masih bingung kegunaan (intinya) untuk apa.... Karena kalau dilihat-lihat, justru sosmed jadi ajang pamer. Bukankah sedari kecil kita diajarkan untuk tidak pamer?
4) Salah satu sikap anak muda, ehm cerita lagi aja ya.
Waktu itu lagi nonton NAIF (yessss Bang David kece abis), pas banget didepan muka saya ada perempuan. Dia mulai memotret-motret penampilan Naif dengan smartphone nya. Ohya masih normal. Yang lucu, setelah selesai memotret-motret (sebut saja R), R ini langsung mengedit hasil jepretan smartphone nya. Kenapa lucu? Karena artinya R hanya terfokus pada hp nya dan bukan pada penampilan Naif, yang tiket nya tidak gratis. Lalu R pun langsung memasukannya ke sosmed. Kejadian ini terus terjadi berulang-ulang kali hingga konser selesai... Lucu sekali R ini, disaat orang-orang (termasuk saya) asik menonton, teriak-teriak, bertepuk tangan, dan menikmati lagu, Ia justru sibuk dengan sosmed dan hasil jepretannya. Sibuk dengan smartphone nya. Lucu dan bingung juga, sebenernya Ia datang hanya untuk mem foto sang Band lalu memasukannya ke sosmed agar mendapatkan respon dari teman-temannya yang tidak ikut datang atau ingin menikmati penampilan mereka?
Itulah salah satu sikap anak muda (yang terlihat) terkait dengan Social Media.
Kesimpulan
Punya account Sosmed itu sangat boleh, tapi lebih baik jangan menggunakannya terlalu berlebihan sampai-sampai mengabaikan orang / atau apapun disekeliling. Kalian memangnya mau jadi kayak manusia di film Wall-E (yang belum pernah nonton, plis ditonton, itu film banyak banget makna nya) ?
Saran: Coba kalau lagi makan bareng temen-temennya, usahakan untuk tidak memegang hp (kecuali memang ada yang penting banget nget). Dan jangan sampai melakukan tindakan pamer berlebihan, hal tsb cuma nambahin dosa yang udah banyak hehe ;)
No comments:
Post a Comment